Saturday, August 13, 2016

Siap Menjadi Pinru dan Wapinru Hebat!

Suasana cerah. Matahari bersinar terik, semakin membakar semangat para Pinru dan Wapinru baru Pramuka SMPIT Thariq Bin Ziyad. Dian Pinru, salah satu perkemahan yang rutin dilaksanakan setiap tahun di SMPIT Thariq Bin Ziyad untuk melatih Pinru dan Wapinru baru dalam menjalankan tugas dan bertanggung jawab. Dian Pinru tahun 2015 jatuh pada tanggal  25 September.

Jam 12 siang, peluit yang biasa digunakan untuk panggilan berkumpulpun berbunyi. Lapangan pun mulai ramai dengan Pinru dan Wapinru yang berbaris seraya membawa tongkat dan menghadap ke arah Pembina, ka Adi Setiadi. Kami berkumpul untuk diberi arahan sebelum memulai untuk latihan dengan menggunakan tongkat. Setelah latihan tongkat usai, kami menuju aula bawah untuk persiapan upacara makan. Saat upacara makan, Pinru dan Wapinru harus duduk berhadap hadapan. Sore harinya, kami latihan kembali. Yaitu, latihan membuat tongkat regu.

Tidak terasa, sore pun berganti menjadi malam. Setelah sholat Isya usai, kami Pinru dan Wapinru kelas 7 dan 8 tidak langsung tidur, tapi kami kembali latihan, namun kali ini kami berlatih untuk upacara pembukaan. Latihan tersebut bertujuan untuk melihat mana yang paling baik dan cocok menjadi petugas upacara pembukaan untuk di acara Pramuka yang akan datang. Setelah itu, kami disuruh untuk berkeliling pos pos yang sudah disediakan.

Keesokan paginya, kami latihan PBB. Kali ini yang mengajari kami adalah kakak kakak Penegak SMAIT Thariq bin Ziyad. Mulai dari 11 gerakan dasar yaitu, jalan ditempat, posisi siap, serong kanan, serong kiri, balik kanan, hadap kanan, hadap kiri, langkah tegap maju, istirahat ditempat, berhitung, sampai hormat kepada Pembina atau Bendera Merah putih.

Setelah mengikuti Dian Pinru, tak lupa ada serah terima jabatanPinru dan Wapinru baru pun siap untuk bertanggung jawab atas segala tugas dan regunya.


(Widyastuti Kusuma Wardhani & Salsabila Suci Araminta 9A)

Friday, August 12, 2016

PERJUSA 2016 : Peningkatan Kedisiplinan serta Berlatih Layaknya DENJAKA

BEKASI-PERJUSA adalah satu dari sekian banyak perkemahan yang dilakukan oleh Pramuka SMPIT THARIQ BIN ZIYAD. PERJUSA adalah singkatan dari Perkemahan Jumat Sabtu yang tentunya dilaksanakan pada hari Jumat sampai Sabtu. Kebetulan pada tahun ini dilaksanakan pada tanggal 25-26 Maret 2016 yang bertepatan dengan peringatan wafatnya Yesus Kristus.

Perkemahan Pramuka SMPIT THARIQ BIN ZIYAD memiliki banyak tujuan untuk dilakukan. Dimulai dari persiapan awal seorang Pinru (Pemimpin Regu), persiapan untuk EXPO organisasi, persiapan untuk perkemhan besar, dan masih banyak lagi. Nah, tahun ini PERJUSA bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan kita, para Pramuka Penggalang SMPIT THARIQ BIN ZIYAD. Karena ini adalah perkemahan Pramuka Penggalang, kita harus berpakaian lengkap, apalagi perkemahan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, jadi kita harus berpakaian lengkap. Dalam perkemahan ini, kita tidak diperbolehkan membeli makanan atau minuman saat perkemahan berlangsung. Jadi tahu kan kita membawa air seberapa banyak, ada yang bawa 1,5 liter, 4,5 liter, bahkan ada yang membawa satu kardus penuh.

Saat kegiatan itu, kami melakukan simulasi Morning pray. Morning pray adalah kegiatan rutin di sekolah yang diadakan setiap hari Selasa sampai Jumat. Simulasi tersebut bertujuan agar kita tertib dan tidak terlambat saat Morning Pray dilaksanakan. Simulasi tersebut diawali dengan berkumpulnya kami di tempat parkir sekolah. Lalu saat bel Morning Pray dibunyikan kita diperintahkan untuk segera menuju tempat wudhu untuk mengambil wudhu dan kita segera melaksanakan Shalat Dhuha. Selesai Sholat Dhuha, kita harus tenang. Tidak ada pembicaraan yang tidak diperlukan. Kalaupun ada pembicaraan, hanya pembicaraan kepada Allah, yaitu berdzikir. Setelah semua tenang, Ka Adi selaku pembina Pramuka di sekolah memberitahu kita agar jangan terburu-buru ketika datang ke masjid. Karena ada Hadits yang mengatakan,"Sabar itu dari Allah, tergesa-gesa dari setan.". Ka Adi mengatakan itu bukan tanpa sebab. Karena pada saat simulasi tadi, kami ada yang terburu-buru dan berlari-lari. Kamipun serempak mengiyakan. Simulasi tersebut juga kami lakukan pada saaat melakukan sholat wajib.

Setelah simulasi itu, kegiatan kita semakin menarik. Sebelum kegiatan tersebut itu dimulai, Ka Adi bercerita tentang pasukan khusus TNI AL, yaitu DENJAKA. Ka Adi bercerita bahwa DENJAKA itu salah satu seleksinya adalah dilepas di tengah laut dengan tangan dan kaki terikat serta mata tertutup. Lalu mereka diperintahkan untuk segera lepas berenang ke daratan bagaimanapun caranya. Nah, yang telah sampai di daratan bisa dikatakan lolos menjadi DENJAKA. Lalu, Ka Adi berkata ingin melatih kita seperti itu, tapi yang ringan-ringan saja, tidak sampai dilepas di laut. Kita hanya ditutup matanya dan Ka Adi akan memberi perintah seperti,"Urutkan dari yang termuda.", maka kita harus urut dari yang termuda dalam 20 detik. Selain itu, kami juga juga diberi perintah hadap kanan, hadap kiri, serong kanan, serong kiri, dan masih banyak lagi. Nah setelah maka kami bisa melihat kembali, wah, ada yang kearah gawang dan ke kantin, padahal harusnya kita menghadap kearah masjid. Tapi setelah dicoba berkali-kali, akhirnya kami bisa juga. memang semua itu butuh proses, tidak ada yang instant.

Pada malam harinya, kami mengadakan upacara api unggun. karena kami berada di sekolah, kami tidak menggunakan kayu bakar. Namun kami menggunakan lilin. Tapi ada yang unik dari upacara api unggun kali ini. Kami juga menggunakan kembang api. Jadi setelah kami mengatakan motto Gerakan Pramuka Indonesia, kembang api meluncur dan.....DUARRRR!!!! Kembang api meledak di langit malam Bekasi. Meriah sekali sampai membuat kami lupa bagaimana lelahnya hari itu. Diakhir upacara, Ka Adi menginstruksikan agar kami segera beristirahat agar kami bisa bangun pada pukul 2 dinihari untuk melanjutkan kegiatan. Kami istirahat dengan tenang.

Jam menunjuk pukul 2 dinihari. Semua anggota sudah berkumpul di lapangan. Bagian yang paling menarik pun dimulai. Ka Adi menginstruksikan kami untuk berdiri di depan kelas masing-masing. Lalu, selain pinru, kami diperintahkan agar menutup mata kami dengan scarf masing-masing. Setelah bel Morning Pray berbunyi, kami diperintahkan untuk menuju ke masjid sebelum bel berhenti berbunyi!!!!!! Bisa dibayangkan bagaimana nasib yang kelasnya berada di lantai tiga. Ada yang tersandung, terjerembab, bahkan ada yang terpisah dari regunya. Seru sekali dah pokoknya. kegiatan itu kami lakukan sampai masuk waktu untuk Sholat Qiyamulail dan Shubuh.

Setelah Sholat Shubuh kami beristirahat dan berkemas untuk pulang kerumah masing-masing. Sebagai penutupnya, kami membuat bentuk yang keren. Yang laki-laki membuat Tunas Kelapa dan yang perempuan membuat tulisan TBZ. Pokoknya PERJUSA tahun 2016 salah satu perkemahan yang paling berkesan. (RNW)
 



    











Asah keahlian di latihan harian


               Salam Pramuka!! Setiap hari Rabu, SMPIT Thariq Bin Ziyad mengadakan latihan organisasi. Salah satunya, latihan harian di Pramuka SMPIT Thariq Bin Ziyad.  Latihan harian ini bertujuan untuk mengasah kemampuan para anggotanya. Biasanya, kami, anggota Pramuka SMPIT Thariq Bin Ziyad yang berjumlah kurang lebih 180 siswa berlatih di lapangan sekolah dari jam 14.00-17.30 WIB.

               Tali-temali, Semaphore, Sandi morse, Sandi kotak, PBB, membuat tandu, tripot, tenda dan memasang tongkat, itulah yang rutin kami pelajari. kedisiplinan, memiliki jiwa bertanggung jawab, tepat waktu, mandiri, tangkas, itulah sifat kepramukaan yang membekas di diri kami.

               Setiap latihan, kami dibimbing oleh Ka Adi, Ka Qimqim, Ka Desi, dan Ka Beti sebagai pembina Pramuka. Kacu dan scarf adalah identitas kepramukaan yang wajib dipakai saat latihan harian.

              Ketika bel pulang berbunyi, seluruh angggota Pramuka segera berbaris sesuai pasukannya yang dipimpin oleh Pratama/i. Setiap pasukan terdiri dari beberapa regu yang dipimpin oleh pimpinan regu (pinru). Biasanya sebelum latihan, kami melaksanakan Apel Pramuka dan dilanjutkan dengan latihan kepramukaan lainnya. Walau lelah, kami tidak akan mengeluh karena itulah kami, Pramuka SIT Indonesia. (12/8)

         Fawzia Ramadhani 9A
         Widya Ayu Astiningtyas 9A

Thursday, August 11, 2016

Kemnas 3 , Malang 1-8 November 2015

   Hai guys... apa kabar?? ان شاء الله baik-baik saja bukan? Ok, kakak disini mau nge share nih guys pengalaman kakak saat KEMNAS 3 di Malang. Ada yang tau gak KEMNAS itu apa? Hmm? Ya udah deh kakak jelasin aja. Jadi gini, KEMNAS 3 merupakan acara yang diselenggarakan oleh JSIT(Jaringan Sekolah Islam Terpadu) se-Indonesia. Dari KEMNAS sendiri memiliki makna yang berarti "Kemah Ukhuwah Nasional" yang diikuti oleh siswa-siswi dari jenjang SD - SMP. Jumlahnya sangat padat guys. Sekitar 7100 penggalang dan 710 regu. Jika dihitung 1 Regu berisi 10 orang guys.

   Nah, الحمد لله nya SMPIT Thariq Bin Ziyad termasuk SMP yang jenis nya SIT. Jadi sekolah kami bisa ikut hadir di acara itu. Sayangnya karena kuota nya terbatas, Sekolah kami hanya membawa 3 regu saja ke Kota Pariwisata tersebut. 2 regu ikhwan dan 1 regu akhwat. Syarat- syarat nya nih guys ;

- Anggota Pramuka tingkat Penggalang.
- Mewakili SIT yang tergabung dalam keanggotaan JSIT
- Melakukan pendaftaran online melalui website resmi Kemah Nasional.
- Terpisah regu ikhwan dan akhwat
- 1 regu terdiri dari 10 penggalang dan 2 pembina.

   Tentunya.. yang ikut KEMNAS harus siap-siap capek guys. Soalnya jadwalnya padet banget. Dari mulai Persiapan sampai KEMNAS selesai. Untuk persiapan yang "matang" kita harus mengambil di hari selain hari Senin-Jum'at guys. Karena ga bakal puas kalo cuma 1-2 jam doang. Jadi kita bermusyawarah.. berunding.. "Kapan nih latian??" "dimana nih latian nya??" bla bla bla... akhirnya ya terpaksa hari Minggu kita latihan, di sela-sela yang lain pada enak enakan dirumah kita mah latian dari pagi ampe sore. Tapi ya itu guys kunci keberhasilannya. Untuk mencapai sesuatu yang matang itu gabisa cuma enak-enakan nonton film dirumah atau nge game. Butuh proses....

   Kalo ditotal dari keberangkatan sampai pulang ke rumah tercinta sih kurang lebih seminggu lebih guys kita disana. Dari mulai tanggal 1-8 November 2015. Perjalanan kita dari sekolah naik bus, baru setelah itu kita kereta. Berangkat dari Ps. Senen ke stasiun Malang baru kalo ga salah. Nah itu perjalanan sekitar sehari ada mungkin di kereta. sholat makan segala macem survive kita di kereta.

   Hari pertama kita di Malang tepatnya di Perkemahan Coban Rondo. Kita langsung bangun tenda, bersihin lapak, bangun rak sepatu bangun rak piring bikin pager. pokoknya sibuk dah.. kakak itu paling cape malah di hari pertama disana. Pas di Coban Rondo tu emang waktu yang paling nikmat ya nikmat tidur. Suhu nya jangan ditanya lagi guys. Suhu di Malang itu keren. Mungkin jarang jarang ya orang Bekasi ngerasain udara yang 180 derajat beda banget. Di Malang itu walaupun siang, dibawah sinar matahari itu ga dingin. Paling silau doang kena cahaya. Dah kebayang kan dinginnya kaya gimana?

   Dateng jauh jauh dari Bekasi kan sayang ya melewatkan berbagai macam wisata yang ada di Malang. Tau kan kalau julukan Kota Malang itu Kota Pariwisata? disana itu banyak banget wisata wisata yang seru... kaya JatimPark 1, JatimPark 2, Museum Angkut, BNS (Batu Night Spectaculer). Dan tentunya masih banyak lagi.  Jangan lewatkan Gunung Bromo nya guys...

 ECO GREEN PARK salah satu tempat wisata yang di kunjungi saat kemnas

Disamping kita berwisata kita juga seru seru an nih guys di Coban Rondo. nih Agenda kita disana :
Ada
- Scout Challenge
- Edutrip Jatimpark ( Penggalang SD)
- Karnaval Budaya
- Konser Akbar Derap PSIT Indonesia yang dimeriahkan "Justice Voice"
- Jungle Tracking
- Memanah
- ARHANUD
- Scout Workshop yang terdiri dari : Robotik, hydroponik, penjernihan air, biogas, IT, seni boga, Ice cream, Paracord handycraft, sceince, kripik buah, dan fermentasi susu.

Kunjungan ke ARHANUD (Armada Pertahanan Udara)
Memanah

Junggle Tracking

Gimana? udah ngiler belom bacanya? Temen kakak yang ngga ikut KEMNAS aja nyesel tuh...

   Di hari terakhir, ada pembagian hadiah berupa piala penghargaan tapi sayangnya, sekolah kita kurang beruntung... mungkin generasi penerus Pramuka SMPIT Thariq Bin Ziyad yang akan datang atau kamu yang lagi baca إن شاء الله bisa membawa nama Sekolah kita ke jenjang nasional Lagi. آمين

   Di Sana itu beragam, dari orang papua sampai orang aceh ketemu. Malah sampai sampai ada Penggalang Malaysia dan Thailand yang ikut KEMNAS. Nah dari berbagai perbedaan itulah kita harusnya bisa share.. berbagi cerita.. berbagi keragaman budaya.. Jangan malah yang keempat ya guys.. jangan malah karena orang papua kulitnya ngga putih jadi kita katain... Ya karena الله menciptakan kulit kita dengan berbagai warna itu ya untuk bisa survive di tempat tersebut.


Anggota KRS (Kadet Remaja Sekolah) dan anggota pramuka SMPIT Thariq Bin Ziyad

Karena ya inti dari tujuan KEMNAS ini ya menjalin Ukhuwah. gapeduli dia pendek.. gapeduli dia jelek.. gapeduli dia item.. yang penting itu kerjasama.. teamwork yang utama. Karena sejago-jagonya kamu, klo ngga ada teamwork di diri kamu ya power kamu useless. ngga guna lagi. Ibarat kamu main bola tapi cuma kamu yang main. Ok? I kow You Can (!)

(ANA/e)


Sunday, August 7, 2016

Ekskur EXPO 2016

KIR (Karya Ilmiah Remaja) merupakan salah satu Ekskur di Thariq Bin Ziyad.

SMPIT Thariq Bin Ziyad- Belum lama ini disekolah kami ada event yang bernama "Ekskur EXPO". Event itu bukanlah yang pertama kali di selenggarakan disekolah kami. Dan sesuai namanya yaitu "EXPO"... sudah kebayang kan event nya seperti apa??? Mungkin dari kalian masih ada yang baru pertama kali melihat/mendengar kata kata "EXPO" dan kepala kalian akan bertanya tanya "Expo itu apa sih, Kak?" "Manfaatnya Expo itu apa sih, Kak?" "Kenapa sih Kak,harus ada Expo disekolah?" Nih... saya kasih gambarannya.. Jadi sesuai namanya yaitu EXPO atau "EXPOSE"yaitu sebuah event yang tujuan utamanya adalah Memberi Penggambaran. Layaknya sebuah Gambar, yang akan dimulai dengan Sketsa. Nah sekarang udah ngerti kan Ekskur EXPO itu apa ??

Event ini dilaksanakan pada hari Jum'at tanggal 22 Juli 2016. Penampilan-penampilan ekskur ini dibagi menjadi 2 Gelombang. Gelombang pertama itu dari jam 10.00-11.30 WIB yang dianggap penampilannya dinilai Cepat waktunya karena yang Ikhwan harus segera Sholat Jum'at. Lalu ada gelombang kedua, dari setelah Ishoma sampai menjelang Ashar. Ekskur yang ditampilkan berupa ekskur-ekskur yang bersifat olahraga atau bisa dibilang "resfreshing" karena jujur saja, materi yang dipelajari di SMP itu tidaklah Mudah... terlebih lagi untuk yang kelas 9. Jadi pilihan ekskur ekskur ini sangat cocok sekali untuk mereka.

Penasaran ada ekskur apa aja?? Lets cek it out...



Ekskur Pertama..Kalau dari gambar ada yang udah kebayang ini ekskur apa??? Kalau dari kata kata "Cheer Up" sama "wear" sih udah ketauan kalo ini adalah English Club. Yup! disini mereka menampilkan sebuah "Quiz" Yang dipandu oleh anggota ekskur tersebut sendiri. Dan akan ada penonton yang terlibat di Quiz itu salah satunya adalah Raihan Yudanta dari kelas 8G. Dia berani dan mau untuk maju menjawab Quiz tersebut.




Nah ini dia Stand KIR guys... di Ekskur Expo KIR merupakan penampilan yang bisa tergolong sangat seru dan lama. lihat saja di standnya terdapat beberapa dari sekian banyaknya mereka melakukan percobaan. Nah salah satu yang membuat saya kagum itu Gunung berapi. Karena saya penasaran, saya mencoba untuk mewawancarai salah satu teman saya. Bahan-bahannya ada Koran, nampan, botol, cuka dan baking soda. Nah caranya itu  Letakkan botol diatas nampan. Lalu basahkan koran sehingga bisa berbentuk seperti gunung berapi. Lalu campur cuka dan baking soda. dan Whushh... keluarlah isi isi dari gunung berapi itu.



Inisih udh kelihatan banget ekskurnya.. Ini dia ekskur Bahasa Jepang. dipenampilannya mereka bernyanyi.. yang judulnya bikin saya agak pusing. beberapa lagu yang dinyanyikan ada:

-ドラえもん = Doraemon
-  ミライ = Mirai
- あなたは幸せな拍手をしている場合 = Kalau kau suka hati tepuk tangan.



Ini adalah ekskur karate. karate merupakan seni bela diri dari Jepang. teman saya biasa memanggil gurunya dengan sebutan 先生 (sensei). di karate ada beberapa tingkatan.. tingkatan-tingkatannya adalah sabuk kuning, hijau, biru, coklat dan hitam. Nah diSMP Thariq Bin Ziyad sudah punya kandidat sabuk hitam nih guys.. namanya Vivi. Sekarang dia duduk di bangku kelas 9. Banyak sekali lomba yang telah dia menangkan. Tapi menurut dia, Di Sirkuit 3 lah lomba yang paling berkesan buat dia. Dia mendapat kan medali "emas" disirkuit yang ada di Bandung itu. Sirkuit 3 merupakan tingkatan se-provinsi Jawa Barat. dan nanti dia akan bertanding lagi di Sirkuit 4 di Bogor. Good luck ya.. semoga berhasil kembali membawa nama baik sekolah ke cabang yang lebih besar...



Ini ekskur Futsal. ekskur ini hanya bisa diminati oleh ikhwan saja ya guys.. dan difutsal ini juga ga kalah ber-prestasi ketimbang karate. di Futsal kita selalu mengikuti liga bernama AAFI. Liga ini diselenggarkaan setiap tahunnya. Dan الحمد لله nya Futsal TBZ juara 1 diTingkat Nasional.. waww keren kann...

Nah selain beberapa ekskur yang saya sebutkan tadi masih ada ekskur eksur lain seperti IT Club, Seni Lukis, Fotografi, Tata Boga, Badminton, dan Bahasa Arab yang menjadi ekskur baru tahun ini. Sebenarnya ditahun lalu ada ekskur Robotika, namun ekskur itu dihapus karena butuh modal yg banyak. Tetapi tetap saja... ekskur apa saja asalkan itu minat kalian.. bakat kalian.. jika kalian senang dengan itu, maka tidaklah akan menjadi beban dan jangan menyesal dengan pilihanmu... Just Be Yourself, Ok (!?)

 -ANA-






Saturday, August 6, 2016

PERJUSAMI 2016 : Gunung Bundar Dihiasi Penggalang-Penggalang SIT Thariq bin Ziyad.


 Hari Jumat, 29 Januari 2016 pukul 06.00 WIB, aku sudah siap dengan segala perlengkapan yang diperlukan untuk kemah. Yap, aku dan seluruh anggota Pramuka SIT TBZ akan melakukan perkemahan Jumat- Sabtu- Minggu di gunung Bundar Bogor. Sampai sekolah aku langsung mengambil pesanan untuk makan siang disana. Sekitar pukul 08.00 kami diabsen dan diberi nasihat oleh Pak Kalimi, lalu berangkat pada pukul 08.30. Lamanya perjalanan yang ditempuh sekitar empat atau lima jam.
          
 Sesampainya di gunung Bundar sekitar pukul 12.00, aku beristirahat sejenak sambil memandangi keindahan alam disini. Pohon pinus dan tumbuhan hijau menghiasi tempat kami berkemah. Setelah merasa puas, aku mencoba membuat palang untuk tumbuhan yang akan aku tanam di gunung ini nanti. Namun hasil yang kudapat bukan sebuah  palang, melainkan luka terkena golok. Semua teman-temanku heboh. Ada yang teriak air,kain,adapula yang kabur melihat darah yang keluar dari tanganku. Teman-temanku menyirami darah yang menempel ditanganku. Yasmina reflek memelukku dari belakang, suci dan Fairuz memegang tanganku. Bu Beti datang membawa P3K dan langsung mengobati lukaku.  Peluit terdengar nyaring. Yang menandakan para pinru untuk  berkumpul. Ening sebagai wapin sigap menggantikan aku yang masih diobati oleh bu Beti.yap, aku adalah seorang pinru. Lukaku telah selesai diobati, instruksi selanjutnya adalah makan dan sholat, ka Adi kembali membunyikan peluitnya dan menginstruksikan seluruh regu untuk mendirikan tenda. Awalnya sulit bagiku untuk melakukan banyak hal, namun semangatku mengalahkan perih yang terasa ditanganku. Aku kembali menjalankan tugasku sebagai pinru dan mendirikan tenda bersama seluruh anggotaku. Tenda telah didirikan, barang-barang reguku telah tertata rapih didalamnya. Kami beristirahat dan sesekali bercanda. Tak terasa hari mulai sore, kami mulai masak sayur kangkung dan tahu untuk makan sore.Aku membagi tugas, ada yang membuat tripod, mengambil air, adapula yang memasak. memang tidak seenak masakan ibu, tapi aku dan teman-temanku tetap bersyukur. Makan telah selesai, kegiatan selanjutnya adalah upacara pembukaan. Upacara pembukaan berlangsung khidmat dengan rintikan hujan yang turun dari langit.
         
 Adzan berkumandang,aku dan Widya bertugas menjaga tenda. kami sholat maghrib dan isya di jamak di dalam tenda. Dilanjutkan membaca Al-matsurat dan Al-Qur’an. Namun aku dan Widya baru menyadari  kalau kami salah kiblat saat membaca Al-matsurat. Memalukan memang, yaa  semoga saja Allah memaklumi kami. Saat aku dan Widya keluar tenda, kami diminta bantuan oleh pinru 8D untuk mencari guru karena salah seorang di regu mereka ketakutan karena melihat  “ sesuatu”. Pak Abro memberikan segelas air yang telah dido’akan.
          
Acara hari ini diakhiri dengan api unggun. Kami, seluruh peserta perjusami dikumpulkan untuk menyaksikan api unggun sambil mendengarkan cerita yang ka Adi sampaikan. Setelah api unggun selesai. Aku dan reguku bersiap-siap untuk tidur.
        
Keesokan harinya tanggal 30 Januari 2016, aku terbangun dari tidurku karena mendengar nyaringnya peluit. Aku langsung bangun dan berteriak kepada reguku untuk segera bangun, setelah itu aku berkumpul dengan pinru yang lainnya. Ka Adi memerintahkan para pinru membangunkan teman-temannya untuk bersiap-siap melaksanakan Qiyamullail. Dilanjutkan dengan sholat shubuh, membaca Al-matsurat dan juga Al-Qur’an.
           
 Kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi. Instruktur senam pagi adalah pak Eko Riyadi, guru olahragaku disekolah.  Aku sangat bersemangat untuk melakukan senam pagi. Lalu, aku berserta reguku memasak sarapan pagi untuk makan kami semua dan dua kakak senior. Kami memasak nasigoreng dengan susu. Saat memasak nasi, aku meminta bantuan kak Salma dan kak Syafiya untuk membuat palang. Mengingat tanganku yang luka terkena golok, aku masih belum berani memegangnya. Lalu memakan masakan yang telah aku dan reguku buat.
           
 Kegiatan yang kutunggu-tunggu dimulai, yaitu pos-posan. Jadi di kegiatan pos-posan, semua regu harus melewati setiap pos yang dijaga oleh kakak senior. Namun, kami dibagi beberapa tim untuk melewati pos yang ada. Tim aku adalah tim empat. Pos yang pertama tim empat lewati adalah pos 4. Di pos empat, kami menentukan pinru dan wapin baru, membuat yel-yel, dan mengambil undian nama regu baru dengan cara rapat dewan regu, dengan hasil nama regu Bougenville Biru Tangkas, aku kembali menjadi pinru dan Peta yang menjadi wapin baru. Lalu, kami ke pos ka Luthfi dan ka Aya. Yaitu pos 3. Di pos tiga kami harus melewati pohon yang tumbang dengan cara menutup mata. Di pos ini kekompakkan kami terlatih. Setelah melewati pos tiga, kami menuju pos 5, untuk mencapai pos 5 aku dan tim empat harus menaiki bukit yang licin. Tak terhitung sudah berapakali aku terjatuh dan seakan didukung oleh sepatuku yang licin. Sesampainya di pos 5, kami mendapat instruksi untuk membuat pioneering jembatan. Di pos ini kerjasama dan kekompakkan dilatih. Selanjutnya kami ke pos 1. Di pos satu kami membuat paracord dan simpul turki, namun sebelumnya kami di ajari oleh kakak senior. selanjutnya,kami menuruni bukit untuk mencapai di pos 2. Di pos dua, sebelum melakukan instruksi aku dan reguku memakan bekal yang kami bawa . lalu regu kami dibagi dua kelompok. Kelompok pertama harus menerjemahkan kertas yang berisi sandi kotak dan harus menyampaikan ke kelompok dua dengan bendera semaphore. Tugas kelompok dua adalah menerjemahkan pesan yang diberikan kelompok satu dan menjalankan perintah. Selain itu, kami juga diajari menyalakan api tanpa kompor, yaitu dengan flintfire. Pos dua selesai, tim empat kembali melanjutkan perjalanan menuju pos selanjutnya. Tetapi , di pos yang kami tuju masih ramai dengan tim yang lain. Jadi aku beserta tim 4 menunggu sambil mengisi SKU dengan ka Adi. Hari mulai sore, hujan mulai turun. Waktu pos-posan telah selesai dan tim empat belum menyelesaikan semua pos.
        
Aku dan reguku kembali ke tenda untuk berlindung dari derasnya hujan. Lalu, kami melaksanakan sholat jamak takhir ashar dengan dzuhur. Dilanjutkan dengan memasak Sop dan kentang goreng. Jujur saja, makanan kali ini adalah makanan yang paling sukses dan serupa dengan masakan ibu dirumah. Makan kali ini kami sedikit terburu-buru karena tim 4 mendapat giliran untuk mengelap terpal yang akan digunakan untuk sholat. Tetapi yang  mengelap terpal hanya reguku dan regu adik kelas perempuan. Aku kesal karena regu yang laki-laki tidak membantu kami membersihkan dan mengelap terpal. Tapi  dengan tidak adanya mereka, tidak akan bisa menghancurkan semangat kami. Selanjutnya aku dan seluruh peserta Perjusami sholat maghrib isya berjamaah , membaca al-matsurat dan membaca Al-qur’an. Setelah itu perwakilan dari tim masing-masing harus berdiri di depan untuk menceritakan apa yang dilakukan dan apa hikmah yang didapatkan di pos yang dilewati. Lagi-lagi aku yang ditunjuk oleh tim empat putri. Aku menceritakan Pos 4. Kegiatan selanjutnya adalah tidur. Kami harus tidur lebih cepat karena malamnya kami akan dibangunkan untuk caraka malam.
     
 Esoknya tanggal 31 Januari  2016 pukul 12.00 malam aku dibangunkan dengan peluit. Saat terbangun aku membersihkan muka bantalku dan bergegas untuk berkumpul.  Ternyata ka Nadhil  yang membunyikan peluit. Ka Nadhil memberi  instruksi kepada para pinru membangunkan regu untuk bersiap-siap melaksanakan caraka malam. Sebenarnya caraka malam itu hampir sama dengan pos-posan, tetapi bedannya hanya dimalam hari, dan beda materi dengan pos-posan siang tadi. Caraka malam dimulai. Tim empat kembali ke pos 4. Di pos empat kami menghafalkan surah as-Saff dari satu hingga enam ayat. Sebelum ke pos 5,aku dan reguku mengambil amunisi. Seakan hafal jalan yang licin nan terjal menuju pos 5, aku mengganti sepatuku dengan sandal gunung. Aku mulai merasakan sakit perut karena masuk angin. Lalu, aku meminum obat anti masuk angin dan memakai koyo. Perjalanan kami lanjutkan. Aku didepan reguku dan regu adik kelas untuk memimpin perjalanan menuju pos 5 dengan mengikuti tali pramuka yang diikat di setiap pohon yang mengarah ke pos 5 berada. Di pos 5 kami mendapatkan instruksi menghafal 10 ciri berkemah pramuka SMPIT Thariq bin Ziyad. Regu dibagi dua kelompok. Masing- masing kelompok menentukan orang untuk menghafal dari nomor sekian hingga sekian. Di pos satu kami menghafal tanda jabatan, tanda pengenal,dan tingkatan golongan pramuka, karena salah satu dari reguku ada yang lupa, kami semua mendapatkan hukuman, yaitu berjalan jongkok. Saat menuju pos 2, kami tim empat kompak berjalan bersama dipimpin oleh regu putera. Walaupun mereka suka mengagetkan kami (regu putri) tapi aku dengan yang lain senang karena mereka mau menunggu teman yang tertinggal dibelakang. Jalan menuju pos 2 terasa lebih licin. Karena sore kemarin hujan turun deras. Sehingga banyak teman-temanku yang terpeleset dan jatuh,ada yang jatuh ke depan ada juga yang jatuh ke belakang. Sesampainya di pos 2, kami mendapat instruksi dari kakak senior untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, Cingcangkeling dan maju tak gentar. Dan kami disuruh untuk membuat yel-yel regu dengan nada cingcangkeling. Pos 2 adalah pos terakhir tim 4. Karena waktu subuh telah datang.


 Setelah sholat subuh, seperti biasa seluruh peserta Perjusami membaca Al-matsurat dan Al-Qur’an. Dilanjutkan dengan memasak sarapan. Bougenville biru tangkas belum sempat memakan masakan yang telah kami buat. Aku dan reguku  berkumpul dengan peserta lainnya yang ingin menanam pohon. Di reguku tidak ada yang makan atau menjaga tenda, Karena kami semua ikut menanam pohon. Setelah mengabsen siapa saja yang ikut menanam pohon, kami berangkat menuju tempat penanaman pohon. Aku tidak lupa membawa palang yang telah dibuat oleh kak Salma dan Kak Syafiya hoho makasih ya kakak-kakak. Acara tanam menanam telah selesai. Aku dan reguku kembali ke tenda untuk makan, setelah makan, aku membagi tugas. Ada yang mencuci piring, ada yang melipat tenda. Aku mencuci semua perlengkapan masak dengan Wiwid. Saat kembali, tenda telah dilipat. Upacara penutupan telah dimulai. Namun reguku masih menaruh barang di tronton. Akibatnya aku dengan yang lain telat. Upacara penutupan diakhiri dengan pelantikan. Aku  bersemangat sekali, karena aku akan dilantik menjadi penggalang rakit. Setelah pelantikan selesai aku merasa puas, karena perjuanganku mengisi SKU berakhir pelantikan. Jam sekitar pukul 09.00 kami menaiki tronton masing-masing dan kembali ke Bekasi. Sesampainya disana pukul 02.00 siang.  Perjusami 2016 sukses menambah pembelajaran dan pengalamanku.

Monday, May 23, 2016

Menjadikan Pemuda Indonesia, Pemuda yang Hafal Al-Quran


Wisudawan yang sedang duduk rapi sambil berdoa dan berdhikir (Dhiaulhaq Salman)


SMPIT Thariq bin Ziyad - Wisuda Al-Qur'an merupakan acara yang diselenggarakan sekolah untuk memberi motivasi lebih dan penghargaan kepada siswa-siswi yang sudah menghafalkan Al-Quran nya dalam setahun. Karena memang acara ini diselenggarakan setiap setahun sekali di Lapangan SMPIT Thariq bin Ziyad. Wisuda kali ini bertemakan "Al-Qur'an Benteng Utama dari Dekadensi Moral". yang akan dibicarakan oleh Ustadz Dr. H. Atabik Luthfi, Lc, MA. (21/05/2016)

Wisuda Al-Qur'an ini dimulai dengan Tilawah oleh beberapa sahabat kita yaitu Sarah kelas 7A yang membacakan Surah An-Naba, Lutfi (8F) Surah Al-Muzzamil, dan Ka Nadia (9A) Surat Ar-Rahman. 
Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang mereka bacakan membawa hawa-hawa positif bagi kami yang menyebabkan kami menjadi lebih bersemangat dan tidak ngantuk tentunya. Karena acara selanjutnya adalah Tausiyah dari Ustadz Atabik Luthfi.

Sebelum beranjak kesitu, mungkin dari kalian masih banyak yang belum mengerti apasih  "Dekadensi Moral" itu. Dekadensi Moral itu adalah suatu bentuk penurunan sikap atau moral yang disebabkan oleh faktor-faktor tertentu. Seperti Pengaruh Budaya Asing yang tak baik, salah bergaul, media-media yang merusak otak, pesatnya perkembangan teknologi, dan kurangnya pengetahuan agama.

Kenapa pesatnya perkembangan teknologi itu bisa menyebabkan Dekadensi Moral? Karena disamping banyaknya manfaat yang ada, teknologi bisa menjadi penghancur umat Islam secara tidak langsung. Kita ambil contoh saja, dulu anak-anak muda setelah sholat magrib sibuk mengaji, tapi sekarang mereka lebih sering memegang gadgetnya daripadanya Qur'annya. Itu hanya sedikit contoh bahwa teknologi dapat menyebabkan Dekadensi Moral.

Di Tausiyah Ustadz Atabik Luthfi, beliau menyampaikan bahwa 
"Al-Qur'an merupakan Hisnul Hasyim yang berarti bentengnya para benteng. Itu terdapat dalam Surah Asy-Syura ayat 52, 'Dan demikianlah kami wahyukan kepadamu wahyu (Al-Qur'an) dengan perintah kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al-Kitab (Al-Qur'an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi kami jadikan Al-Qur'an itu cahaya, yang tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki diantara hamba-hamba kami. Dan sesungguhnya kami benar benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus' Jadi selain kita harus menghafalkannya kita juga harus memahami isi kandungan dari Al-Qur'an tersebut"

Setelah itu ada beberapa sambutan dari kepala sekolah SMPIT Thariq bin Ziyad , Pak Kalimi. Kata-kata beliau yang paling saya ingat adalah "Menghafal itu gampang, cuma.. 'menjaga' hafalan itulah yang susah. Jadi bapa mengingatkan kepada semua yang ada disini, Ayoklah sama-sama mungkin abis magrib atau yang penting pas dirumah lah. Setor hafalan yang sudah kalian hafalkan ke orang tuamu. Orang tua juga dimohon kerjasamanya karena ini penting sekali"

Tak begitu berbeda dengan "Thariq Carnival" di Wisuda Qur'an kali ini juga ada loh bintang tamu nya. Ya tentunya masih yang berbau islami islami gitu. Inilah dia saya perkenalkan bintang bintang tamunya.

- Bintang Tamu yang pertama datang dari kelas 8A.

 
Dari kiri ke kanan ( Sasha, Hanaa, Zamaya, Enggar, Nida ) Mereka bersenandung Asmaul Husna. 

- Bintang tamu yang kedua datang dari kelas 8B. 

Dari kiri ke kanan ( Nyimas, Okta, Salsabila ) Mereka membawakan nasyid yang berjudul "Demi Matahari"
Setelah ada bintang tamu itu, tibalah kita ke penghujung acaranya. Yaitu Prosesi Wisuda tahun 2015/2016. Tidak susah, kita hanya duduk rapi seperti biasa dan menunggu nama kita dipanggil.  Bergiliran dari yang Hafalannya 1 Juz ( 30-29-27-28-1 ), 2 Juz ( 30&29, 29&27, 27&1, 28&1 ), 3 Juz, 4 Juz, 5 Juz, 6 Juz, Bahkan ada yang hafalannya sampai 7 Juz loh. Subhanallah sekali siswa-siswi SMPIT Thariq bin Ziyad ini.

Setelah prosesi wisuda ada Ustadz Nur Kosim yang akan memimpin janji atau ikrar. Peserta dimohon untuk berdiri dan mengikutinya. Kemudian ada Pak Ma'mun Salman , Pak Kalimi, dan Ustadz Nur Kosim yang akan memberikan beasiswa untuk siswa-siswi yang berprestasi dalam hal menghafal Qur'an

Diantara beasiswa beasiswa berikut ada :
- Rp. 1.000.000,- Untuk yang hafalannya sudah 3 Juz
- Rp. 2.000.000,- Untuk yang hafalannya sudah 4 Juz
- Rp. 3.000.000,- Untuk yang hafalannya sudah 5 Juz
- Rp. 4.000.000,- Untuk yang hafalannya sudah 6 Juz
- Rp. 5.000.000,- Untuk yang hafalannya sudah 7 Juz.

Dan diantara semua itu ada yang hafalannya terbaik, dan juga tercepat dalam setahun. Ini dia nama-namanya :

- Juz 30, dengan total nilai sebesar 495, diraih oleh Muhammad Faiq Ilhaq 7E
- Juz 29, dengan total nilai sebesar 498, diraih oleh Izzan Musyafa 7H
- Juz 27, dengan total nilai sebesar 495, diraih oleh Sarah 7A
- Juz 2 , dengan total nilai "500'! , diraih oleh Ka Ashila 9A.

Waw, Subhanallah bukan? nilai-nilai ini diambil dari beberapa sisi, Untuk "Makhroj" diberi poin 20, Mad poinnya 15, Ghunnah poinnya 15, Lancar poinnya 50. Dan ada 3 sesi untuk diuji saat sertifikasi.
Yaitu ada :

- Membaca Surat Pilihan, disini kita bisa memilih terserah surah apa yang akan kita baca sampai si penguji memberikan isyarat stop.
- Melanjutkan ayat, disini kita akan diberi soal yang ayatnya berada di awal Juz, Tengah, Juz, dan Akhir Juz. 
- Yang terakhir adalah melanjutkaan Surah. Disini kita akan dites akhir ayat dari sebuah surah, dan kita harus melanjutkan ke surah berikutnya.
Dengan Hafalan tercepat dalam setahun disini ada Sarah dari kelas 7A.
Dia menghafal 3 Juz dalam setahun dan dia masih kelas 7. Bayangkan saja setahun bisa 3 Juz, jika dia masih ada 2 tahun lagi di Thariq, dia bisa menghafalkan 9 Juz untuk 3 tahun. Semoga dia bisa konsisten dalam menghafal Qur'an Ya Allah.. Aamiin

Mau tau ga si rahasianya apa? Dia sempat bilang kalo "Saya menghafal setengah halaman tiap harinya, dan motivasi saya selama menghafal adalah sangat sangat ingin membanggakan orang tua saya dengan menjadikan saya seorang Hafidhul Qur'an "

Subhanallah...

" Yok sama-sama Perbanyak hafalan Qur'an... Gapeduli tua atau muda selagi masih ada kesempatan, mau tunggu apalagi? " 

(ANA)