Sunday, August 7, 2016

Ekskur EXPO 2016

KIR (Karya Ilmiah Remaja) merupakan salah satu Ekskur di Thariq Bin Ziyad.

SMPIT Thariq Bin Ziyad- Belum lama ini disekolah kami ada event yang bernama "Ekskur EXPO". Event itu bukanlah yang pertama kali di selenggarakan disekolah kami. Dan sesuai namanya yaitu "EXPO"... sudah kebayang kan event nya seperti apa??? Mungkin dari kalian masih ada yang baru pertama kali melihat/mendengar kata kata "EXPO" dan kepala kalian akan bertanya tanya "Expo itu apa sih, Kak?" "Manfaatnya Expo itu apa sih, Kak?" "Kenapa sih Kak,harus ada Expo disekolah?" Nih... saya kasih gambarannya.. Jadi sesuai namanya yaitu EXPO atau "EXPOSE"yaitu sebuah event yang tujuan utamanya adalah Memberi Penggambaran. Layaknya sebuah Gambar, yang akan dimulai dengan Sketsa. Nah sekarang udah ngerti kan Ekskur EXPO itu apa ??

Event ini dilaksanakan pada hari Jum'at tanggal 22 Juli 2016. Penampilan-penampilan ekskur ini dibagi menjadi 2 Gelombang. Gelombang pertama itu dari jam 10.00-11.30 WIB yang dianggap penampilannya dinilai Cepat waktunya karena yang Ikhwan harus segera Sholat Jum'at. Lalu ada gelombang kedua, dari setelah Ishoma sampai menjelang Ashar. Ekskur yang ditampilkan berupa ekskur-ekskur yang bersifat olahraga atau bisa dibilang "resfreshing" karena jujur saja, materi yang dipelajari di SMP itu tidaklah Mudah... terlebih lagi untuk yang kelas 9. Jadi pilihan ekskur ekskur ini sangat cocok sekali untuk mereka.

Penasaran ada ekskur apa aja?? Lets cek it out...



Ekskur Pertama..Kalau dari gambar ada yang udah kebayang ini ekskur apa??? Kalau dari kata kata "Cheer Up" sama "wear" sih udah ketauan kalo ini adalah English Club. Yup! disini mereka menampilkan sebuah "Quiz" Yang dipandu oleh anggota ekskur tersebut sendiri. Dan akan ada penonton yang terlibat di Quiz itu salah satunya adalah Raihan Yudanta dari kelas 8G. Dia berani dan mau untuk maju menjawab Quiz tersebut.




Nah ini dia Stand KIR guys... di Ekskur Expo KIR merupakan penampilan yang bisa tergolong sangat seru dan lama. lihat saja di standnya terdapat beberapa dari sekian banyaknya mereka melakukan percobaan. Nah salah satu yang membuat saya kagum itu Gunung berapi. Karena saya penasaran, saya mencoba untuk mewawancarai salah satu teman saya. Bahan-bahannya ada Koran, nampan, botol, cuka dan baking soda. Nah caranya itu  Letakkan botol diatas nampan. Lalu basahkan koran sehingga bisa berbentuk seperti gunung berapi. Lalu campur cuka dan baking soda. dan Whushh... keluarlah isi isi dari gunung berapi itu.



Inisih udh kelihatan banget ekskurnya.. Ini dia ekskur Bahasa Jepang. dipenampilannya mereka bernyanyi.. yang judulnya bikin saya agak pusing. beberapa lagu yang dinyanyikan ada:

-ドラえもん = Doraemon
-  ミライ = Mirai
- あなたは幸せな拍手をしている場合 = Kalau kau suka hati tepuk tangan.



Ini adalah ekskur karate. karate merupakan seni bela diri dari Jepang. teman saya biasa memanggil gurunya dengan sebutan 先生 (sensei). di karate ada beberapa tingkatan.. tingkatan-tingkatannya adalah sabuk kuning, hijau, biru, coklat dan hitam. Nah diSMP Thariq Bin Ziyad sudah punya kandidat sabuk hitam nih guys.. namanya Vivi. Sekarang dia duduk di bangku kelas 9. Banyak sekali lomba yang telah dia menangkan. Tapi menurut dia, Di Sirkuit 3 lah lomba yang paling berkesan buat dia. Dia mendapat kan medali "emas" disirkuit yang ada di Bandung itu. Sirkuit 3 merupakan tingkatan se-provinsi Jawa Barat. dan nanti dia akan bertanding lagi di Sirkuit 4 di Bogor. Good luck ya.. semoga berhasil kembali membawa nama baik sekolah ke cabang yang lebih besar...



Ini ekskur Futsal. ekskur ini hanya bisa diminati oleh ikhwan saja ya guys.. dan difutsal ini juga ga kalah ber-prestasi ketimbang karate. di Futsal kita selalu mengikuti liga bernama AAFI. Liga ini diselenggarkaan setiap tahunnya. Dan الحمد لله nya Futsal TBZ juara 1 diTingkat Nasional.. waww keren kann...

Nah selain beberapa ekskur yang saya sebutkan tadi masih ada ekskur eksur lain seperti IT Club, Seni Lukis, Fotografi, Tata Boga, Badminton, dan Bahasa Arab yang menjadi ekskur baru tahun ini. Sebenarnya ditahun lalu ada ekskur Robotika, namun ekskur itu dihapus karena butuh modal yg banyak. Tetapi tetap saja... ekskur apa saja asalkan itu minat kalian.. bakat kalian.. jika kalian senang dengan itu, maka tidaklah akan menjadi beban dan jangan menyesal dengan pilihanmu... Just Be Yourself, Ok (!?)

 -ANA-






Saturday, August 6, 2016

PERJUSAMI 2016 : Gunung Bundar Dihiasi Penggalang-Penggalang SIT Thariq bin Ziyad.


 Hari Jumat, 29 Januari 2016 pukul 06.00 WIB, aku sudah siap dengan segala perlengkapan yang diperlukan untuk kemah. Yap, aku dan seluruh anggota Pramuka SIT TBZ akan melakukan perkemahan Jumat- Sabtu- Minggu di gunung Bundar Bogor. Sampai sekolah aku langsung mengambil pesanan untuk makan siang disana. Sekitar pukul 08.00 kami diabsen dan diberi nasihat oleh Pak Kalimi, lalu berangkat pada pukul 08.30. Lamanya perjalanan yang ditempuh sekitar empat atau lima jam.
          
 Sesampainya di gunung Bundar sekitar pukul 12.00, aku beristirahat sejenak sambil memandangi keindahan alam disini. Pohon pinus dan tumbuhan hijau menghiasi tempat kami berkemah. Setelah merasa puas, aku mencoba membuat palang untuk tumbuhan yang akan aku tanam di gunung ini nanti. Namun hasil yang kudapat bukan sebuah  palang, melainkan luka terkena golok. Semua teman-temanku heboh. Ada yang teriak air,kain,adapula yang kabur melihat darah yang keluar dari tanganku. Teman-temanku menyirami darah yang menempel ditanganku. Yasmina reflek memelukku dari belakang, suci dan Fairuz memegang tanganku. Bu Beti datang membawa P3K dan langsung mengobati lukaku.  Peluit terdengar nyaring. Yang menandakan para pinru untuk  berkumpul. Ening sebagai wapin sigap menggantikan aku yang masih diobati oleh bu Beti.yap, aku adalah seorang pinru. Lukaku telah selesai diobati, instruksi selanjutnya adalah makan dan sholat, ka Adi kembali membunyikan peluitnya dan menginstruksikan seluruh regu untuk mendirikan tenda. Awalnya sulit bagiku untuk melakukan banyak hal, namun semangatku mengalahkan perih yang terasa ditanganku. Aku kembali menjalankan tugasku sebagai pinru dan mendirikan tenda bersama seluruh anggotaku. Tenda telah didirikan, barang-barang reguku telah tertata rapih didalamnya. Kami beristirahat dan sesekali bercanda. Tak terasa hari mulai sore, kami mulai masak sayur kangkung dan tahu untuk makan sore.Aku membagi tugas, ada yang membuat tripod, mengambil air, adapula yang memasak. memang tidak seenak masakan ibu, tapi aku dan teman-temanku tetap bersyukur. Makan telah selesai, kegiatan selanjutnya adalah upacara pembukaan. Upacara pembukaan berlangsung khidmat dengan rintikan hujan yang turun dari langit.
         
 Adzan berkumandang,aku dan Widya bertugas menjaga tenda. kami sholat maghrib dan isya di jamak di dalam tenda. Dilanjutkan membaca Al-matsurat dan Al-Qur’an. Namun aku dan Widya baru menyadari  kalau kami salah kiblat saat membaca Al-matsurat. Memalukan memang, yaa  semoga saja Allah memaklumi kami. Saat aku dan Widya keluar tenda, kami diminta bantuan oleh pinru 8D untuk mencari guru karena salah seorang di regu mereka ketakutan karena melihat  “ sesuatu”. Pak Abro memberikan segelas air yang telah dido’akan.
          
Acara hari ini diakhiri dengan api unggun. Kami, seluruh peserta perjusami dikumpulkan untuk menyaksikan api unggun sambil mendengarkan cerita yang ka Adi sampaikan. Setelah api unggun selesai. Aku dan reguku bersiap-siap untuk tidur.
        
Keesokan harinya tanggal 30 Januari 2016, aku terbangun dari tidurku karena mendengar nyaringnya peluit. Aku langsung bangun dan berteriak kepada reguku untuk segera bangun, setelah itu aku berkumpul dengan pinru yang lainnya. Ka Adi memerintahkan para pinru membangunkan teman-temannya untuk bersiap-siap melaksanakan Qiyamullail. Dilanjutkan dengan sholat shubuh, membaca Al-matsurat dan juga Al-Qur’an.
           
 Kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi. Instruktur senam pagi adalah pak Eko Riyadi, guru olahragaku disekolah.  Aku sangat bersemangat untuk melakukan senam pagi. Lalu, aku berserta reguku memasak sarapan pagi untuk makan kami semua dan dua kakak senior. Kami memasak nasigoreng dengan susu. Saat memasak nasi, aku meminta bantuan kak Salma dan kak Syafiya untuk membuat palang. Mengingat tanganku yang luka terkena golok, aku masih belum berani memegangnya. Lalu memakan masakan yang telah aku dan reguku buat.
           
 Kegiatan yang kutunggu-tunggu dimulai, yaitu pos-posan. Jadi di kegiatan pos-posan, semua regu harus melewati setiap pos yang dijaga oleh kakak senior. Namun, kami dibagi beberapa tim untuk melewati pos yang ada. Tim aku adalah tim empat. Pos yang pertama tim empat lewati adalah pos 4. Di pos empat, kami menentukan pinru dan wapin baru, membuat yel-yel, dan mengambil undian nama regu baru dengan cara rapat dewan regu, dengan hasil nama regu Bougenville Biru Tangkas, aku kembali menjadi pinru dan Peta yang menjadi wapin baru. Lalu, kami ke pos ka Luthfi dan ka Aya. Yaitu pos 3. Di pos tiga kami harus melewati pohon yang tumbang dengan cara menutup mata. Di pos ini kekompakkan kami terlatih. Setelah melewati pos tiga, kami menuju pos 5, untuk mencapai pos 5 aku dan tim empat harus menaiki bukit yang licin. Tak terhitung sudah berapakali aku terjatuh dan seakan didukung oleh sepatuku yang licin. Sesampainya di pos 5, kami mendapat instruksi untuk membuat pioneering jembatan. Di pos ini kerjasama dan kekompakkan dilatih. Selanjutnya kami ke pos 1. Di pos satu kami membuat paracord dan simpul turki, namun sebelumnya kami di ajari oleh kakak senior. selanjutnya,kami menuruni bukit untuk mencapai di pos 2. Di pos dua, sebelum melakukan instruksi aku dan reguku memakan bekal yang kami bawa . lalu regu kami dibagi dua kelompok. Kelompok pertama harus menerjemahkan kertas yang berisi sandi kotak dan harus menyampaikan ke kelompok dua dengan bendera semaphore. Tugas kelompok dua adalah menerjemahkan pesan yang diberikan kelompok satu dan menjalankan perintah. Selain itu, kami juga diajari menyalakan api tanpa kompor, yaitu dengan flintfire. Pos dua selesai, tim empat kembali melanjutkan perjalanan menuju pos selanjutnya. Tetapi , di pos yang kami tuju masih ramai dengan tim yang lain. Jadi aku beserta tim 4 menunggu sambil mengisi SKU dengan ka Adi. Hari mulai sore, hujan mulai turun. Waktu pos-posan telah selesai dan tim empat belum menyelesaikan semua pos.
        
Aku dan reguku kembali ke tenda untuk berlindung dari derasnya hujan. Lalu, kami melaksanakan sholat jamak takhir ashar dengan dzuhur. Dilanjutkan dengan memasak Sop dan kentang goreng. Jujur saja, makanan kali ini adalah makanan yang paling sukses dan serupa dengan masakan ibu dirumah. Makan kali ini kami sedikit terburu-buru karena tim 4 mendapat giliran untuk mengelap terpal yang akan digunakan untuk sholat. Tetapi yang  mengelap terpal hanya reguku dan regu adik kelas perempuan. Aku kesal karena regu yang laki-laki tidak membantu kami membersihkan dan mengelap terpal. Tapi  dengan tidak adanya mereka, tidak akan bisa menghancurkan semangat kami. Selanjutnya aku dan seluruh peserta Perjusami sholat maghrib isya berjamaah , membaca al-matsurat dan membaca Al-qur’an. Setelah itu perwakilan dari tim masing-masing harus berdiri di depan untuk menceritakan apa yang dilakukan dan apa hikmah yang didapatkan di pos yang dilewati. Lagi-lagi aku yang ditunjuk oleh tim empat putri. Aku menceritakan Pos 4. Kegiatan selanjutnya adalah tidur. Kami harus tidur lebih cepat karena malamnya kami akan dibangunkan untuk caraka malam.
     
 Esoknya tanggal 31 Januari  2016 pukul 12.00 malam aku dibangunkan dengan peluit. Saat terbangun aku membersihkan muka bantalku dan bergegas untuk berkumpul.  Ternyata ka Nadhil  yang membunyikan peluit. Ka Nadhil memberi  instruksi kepada para pinru membangunkan regu untuk bersiap-siap melaksanakan caraka malam. Sebenarnya caraka malam itu hampir sama dengan pos-posan, tetapi bedannya hanya dimalam hari, dan beda materi dengan pos-posan siang tadi. Caraka malam dimulai. Tim empat kembali ke pos 4. Di pos empat kami menghafalkan surah as-Saff dari satu hingga enam ayat. Sebelum ke pos 5,aku dan reguku mengambil amunisi. Seakan hafal jalan yang licin nan terjal menuju pos 5, aku mengganti sepatuku dengan sandal gunung. Aku mulai merasakan sakit perut karena masuk angin. Lalu, aku meminum obat anti masuk angin dan memakai koyo. Perjalanan kami lanjutkan. Aku didepan reguku dan regu adik kelas untuk memimpin perjalanan menuju pos 5 dengan mengikuti tali pramuka yang diikat di setiap pohon yang mengarah ke pos 5 berada. Di pos 5 kami mendapatkan instruksi menghafal 10 ciri berkemah pramuka SMPIT Thariq bin Ziyad. Regu dibagi dua kelompok. Masing- masing kelompok menentukan orang untuk menghafal dari nomor sekian hingga sekian. Di pos satu kami menghafal tanda jabatan, tanda pengenal,dan tingkatan golongan pramuka, karena salah satu dari reguku ada yang lupa, kami semua mendapatkan hukuman, yaitu berjalan jongkok. Saat menuju pos 2, kami tim empat kompak berjalan bersama dipimpin oleh regu putera. Walaupun mereka suka mengagetkan kami (regu putri) tapi aku dengan yang lain senang karena mereka mau menunggu teman yang tertinggal dibelakang. Jalan menuju pos 2 terasa lebih licin. Karena sore kemarin hujan turun deras. Sehingga banyak teman-temanku yang terpeleset dan jatuh,ada yang jatuh ke depan ada juga yang jatuh ke belakang. Sesampainya di pos 2, kami mendapat instruksi dari kakak senior untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, Cingcangkeling dan maju tak gentar. Dan kami disuruh untuk membuat yel-yel regu dengan nada cingcangkeling. Pos 2 adalah pos terakhir tim 4. Karena waktu subuh telah datang.


 Setelah sholat subuh, seperti biasa seluruh peserta Perjusami membaca Al-matsurat dan Al-Qur’an. Dilanjutkan dengan memasak sarapan. Bougenville biru tangkas belum sempat memakan masakan yang telah kami buat. Aku dan reguku  berkumpul dengan peserta lainnya yang ingin menanam pohon. Di reguku tidak ada yang makan atau menjaga tenda, Karena kami semua ikut menanam pohon. Setelah mengabsen siapa saja yang ikut menanam pohon, kami berangkat menuju tempat penanaman pohon. Aku tidak lupa membawa palang yang telah dibuat oleh kak Salma dan Kak Syafiya hoho makasih ya kakak-kakak. Acara tanam menanam telah selesai. Aku dan reguku kembali ke tenda untuk makan, setelah makan, aku membagi tugas. Ada yang mencuci piring, ada yang melipat tenda. Aku mencuci semua perlengkapan masak dengan Wiwid. Saat kembali, tenda telah dilipat. Upacara penutupan telah dimulai. Namun reguku masih menaruh barang di tronton. Akibatnya aku dengan yang lain telat. Upacara penutupan diakhiri dengan pelantikan. Aku  bersemangat sekali, karena aku akan dilantik menjadi penggalang rakit. Setelah pelantikan selesai aku merasa puas, karena perjuanganku mengisi SKU berakhir pelantikan. Jam sekitar pukul 09.00 kami menaiki tronton masing-masing dan kembali ke Bekasi. Sesampainya disana pukul 02.00 siang.  Perjusami 2016 sukses menambah pembelajaran dan pengalamanku.

Monday, May 23, 2016

Menjadikan Pemuda Indonesia, Pemuda yang Hafal Al-Quran


Wisudawan yang sedang duduk rapi sambil berdoa dan berdhikir (Dhiaulhaq Salman)


SMPIT Thariq bin Ziyad - Wisuda Al-Qur'an merupakan acara yang diselenggarakan sekolah untuk memberi motivasi lebih dan penghargaan kepada siswa-siswi yang sudah menghafalkan Al-Quran nya dalam setahun. Karena memang acara ini diselenggarakan setiap setahun sekali di Lapangan SMPIT Thariq bin Ziyad. Wisuda kali ini bertemakan "Al-Qur'an Benteng Utama dari Dekadensi Moral". yang akan dibicarakan oleh Ustadz Dr. H. Atabik Luthfi, Lc, MA. (21/05/2016)

Wisuda Al-Qur'an ini dimulai dengan Tilawah oleh beberapa sahabat kita yaitu Sarah kelas 7A yang membacakan Surah An-Naba, Lutfi (8F) Surah Al-Muzzamil, dan Ka Nadia (9A) Surat Ar-Rahman. 
Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang mereka bacakan membawa hawa-hawa positif bagi kami yang menyebabkan kami menjadi lebih bersemangat dan tidak ngantuk tentunya. Karena acara selanjutnya adalah Tausiyah dari Ustadz Atabik Luthfi.

Sebelum beranjak kesitu, mungkin dari kalian masih banyak yang belum mengerti apasih  "Dekadensi Moral" itu. Dekadensi Moral itu adalah suatu bentuk penurunan sikap atau moral yang disebabkan oleh faktor-faktor tertentu. Seperti Pengaruh Budaya Asing yang tak baik, salah bergaul, media-media yang merusak otak, pesatnya perkembangan teknologi, dan kurangnya pengetahuan agama.

Kenapa pesatnya perkembangan teknologi itu bisa menyebabkan Dekadensi Moral? Karena disamping banyaknya manfaat yang ada, teknologi bisa menjadi penghancur umat Islam secara tidak langsung. Kita ambil contoh saja, dulu anak-anak muda setelah sholat magrib sibuk mengaji, tapi sekarang mereka lebih sering memegang gadgetnya daripadanya Qur'annya. Itu hanya sedikit contoh bahwa teknologi dapat menyebabkan Dekadensi Moral.

Di Tausiyah Ustadz Atabik Luthfi, beliau menyampaikan bahwa 
"Al-Qur'an merupakan Hisnul Hasyim yang berarti bentengnya para benteng. Itu terdapat dalam Surah Asy-Syura ayat 52, 'Dan demikianlah kami wahyukan kepadamu wahyu (Al-Qur'an) dengan perintah kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al-Kitab (Al-Qur'an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi kami jadikan Al-Qur'an itu cahaya, yang tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki diantara hamba-hamba kami. Dan sesungguhnya kami benar benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus' Jadi selain kita harus menghafalkannya kita juga harus memahami isi kandungan dari Al-Qur'an tersebut"

Setelah itu ada beberapa sambutan dari kepala sekolah SMPIT Thariq bin Ziyad , Pak Kalimi. Kata-kata beliau yang paling saya ingat adalah "Menghafal itu gampang, cuma.. 'menjaga' hafalan itulah yang susah. Jadi bapa mengingatkan kepada semua yang ada disini, Ayoklah sama-sama mungkin abis magrib atau yang penting pas dirumah lah. Setor hafalan yang sudah kalian hafalkan ke orang tuamu. Orang tua juga dimohon kerjasamanya karena ini penting sekali"

Tak begitu berbeda dengan "Thariq Carnival" di Wisuda Qur'an kali ini juga ada loh bintang tamu nya. Ya tentunya masih yang berbau islami islami gitu. Inilah dia saya perkenalkan bintang bintang tamunya.

- Bintang Tamu yang pertama datang dari kelas 8A.

 
Dari kiri ke kanan ( Sasha, Hanaa, Zamaya, Enggar, Nida ) Mereka bersenandung Asmaul Husna. 

- Bintang tamu yang kedua datang dari kelas 8B. 

Dari kiri ke kanan ( Nyimas, Okta, Salsabila ) Mereka membawakan nasyid yang berjudul "Demi Matahari"
Setelah ada bintang tamu itu, tibalah kita ke penghujung acaranya. Yaitu Prosesi Wisuda tahun 2015/2016. Tidak susah, kita hanya duduk rapi seperti biasa dan menunggu nama kita dipanggil.  Bergiliran dari yang Hafalannya 1 Juz ( 30-29-27-28-1 ), 2 Juz ( 30&29, 29&27, 27&1, 28&1 ), 3 Juz, 4 Juz, 5 Juz, 6 Juz, Bahkan ada yang hafalannya sampai 7 Juz loh. Subhanallah sekali siswa-siswi SMPIT Thariq bin Ziyad ini.

Setelah prosesi wisuda ada Ustadz Nur Kosim yang akan memimpin janji atau ikrar. Peserta dimohon untuk berdiri dan mengikutinya. Kemudian ada Pak Ma'mun Salman , Pak Kalimi, dan Ustadz Nur Kosim yang akan memberikan beasiswa untuk siswa-siswi yang berprestasi dalam hal menghafal Qur'an

Diantara beasiswa beasiswa berikut ada :
- Rp. 1.000.000,- Untuk yang hafalannya sudah 3 Juz
- Rp. 2.000.000,- Untuk yang hafalannya sudah 4 Juz
- Rp. 3.000.000,- Untuk yang hafalannya sudah 5 Juz
- Rp. 4.000.000,- Untuk yang hafalannya sudah 6 Juz
- Rp. 5.000.000,- Untuk yang hafalannya sudah 7 Juz.

Dan diantara semua itu ada yang hafalannya terbaik, dan juga tercepat dalam setahun. Ini dia nama-namanya :

- Juz 30, dengan total nilai sebesar 495, diraih oleh Muhammad Faiq Ilhaq 7E
- Juz 29, dengan total nilai sebesar 498, diraih oleh Izzan Musyafa 7H
- Juz 27, dengan total nilai sebesar 495, diraih oleh Sarah 7A
- Juz 2 , dengan total nilai "500'! , diraih oleh Ka Ashila 9A.

Waw, Subhanallah bukan? nilai-nilai ini diambil dari beberapa sisi, Untuk "Makhroj" diberi poin 20, Mad poinnya 15, Ghunnah poinnya 15, Lancar poinnya 50. Dan ada 3 sesi untuk diuji saat sertifikasi.
Yaitu ada :

- Membaca Surat Pilihan, disini kita bisa memilih terserah surah apa yang akan kita baca sampai si penguji memberikan isyarat stop.
- Melanjutkan ayat, disini kita akan diberi soal yang ayatnya berada di awal Juz, Tengah, Juz, dan Akhir Juz. 
- Yang terakhir adalah melanjutkaan Surah. Disini kita akan dites akhir ayat dari sebuah surah, dan kita harus melanjutkan ke surah berikutnya.
Dengan Hafalan tercepat dalam setahun disini ada Sarah dari kelas 7A.
Dia menghafal 3 Juz dalam setahun dan dia masih kelas 7. Bayangkan saja setahun bisa 3 Juz, jika dia masih ada 2 tahun lagi di Thariq, dia bisa menghafalkan 9 Juz untuk 3 tahun. Semoga dia bisa konsisten dalam menghafal Qur'an Ya Allah.. Aamiin

Mau tau ga si rahasianya apa? Dia sempat bilang kalo "Saya menghafal setengah halaman tiap harinya, dan motivasi saya selama menghafal adalah sangat sangat ingin membanggakan orang tua saya dengan menjadikan saya seorang Hafidhul Qur'an "

Subhanallah...

" Yok sama-sama Perbanyak hafalan Qur'an... Gapeduli tua atau muda selagi masih ada kesempatan, mau tunggu apalagi? " 

(ANA)








Sunday, May 22, 2016

Ratusan Murid Menghadiri Wisuda Quran




SMPIT Thariq Bin Ziyad ー Kasak-kusuk dari ratusan murid beserta orang tua dan guru memenuhi lapangan SMPIT Thariq Bin Ziyad sejak pukul 7 pagi. Pun terjadwal di kalender SMPIT Thariq Bin Ziyad bahwa tanggal 21 Mei 2016, diselengarakan Wisuda Quran. 281 wisudawan ー 159 akhwat dan 122 ikhwanー dengan gamis putih menduduki bangku yang disediakan. Naiklah Bu Iin, selaku  pembawa acara, keatas panggung.

Di belakang sebelah kanan panggung, ada tim pramuka dengan kedainya yang menyediakan speaker Al Quran.

Pukul 8 pagi, diawali dengan lantunan Al Quran oleh Sarah Altsariya 7A, surah An-Naba. Lalu, Firdaus Lutfi Kurniawan 8F, surah Al Muzzamil. Dan yang terakhir Nadia Alya Zafira 9A, surah Ar Rahman. Sungguh, dengan ayat ayat yang dibacakan mereka membuat semua terasa lebih segar.

Matahari bergerak naik. Pukul 08:30, Hj. Atabik Lutfi menaiki panggung guna membawakan Tausiyah yang berjudul ''Al Quran Benteng Utama dari Dekadensi Moral'' Beliau menyebutkan Al Quran adalah Hisnul Hasyim, bentengnya benteng. Firman Allah dalam surah Asy-Syura: 52, kita harus menjadikan Al Quran sebagai pedoman hidup agar terhidar dari maksiat. Dikatakan pula, kita takkan menjadi orang soleh jika Allah tidak menghadirkan oranh soleh sebelum kita. Tausiyah ini diakhiri dengan doa bersama.

Setelah itu, majulah Zamaya, Hanaa, Enggar, Nida dan Sasha dari 8A untuk menyenandungkan Asmaul Husna.

Pukul 9 pagi, Pak Kalimi, kepala sekolah, menyampaikan sambutan untuk para hadirin. Beliau berkata, bahwa menghafal Al Quran itu mudah. Yang susah adalah bagaimana menjaganya agar tidak hilang.

Pak Kalimi selesai, tampilah grup nasyid. Nyimas, Okta, dan Salsa menyanyikan lagu Demi Matahari.

Pukul 09:30, Bu Iin mempersilahkan Bu Wiwin untuk naik ke atas panggung. Seluruh wisudawan dan wisudawati buru buru bersiap karena sekarang sudah memasuki puncak acara, yaitu prosesi wisuda. Penyerahan sertifikasi kepada wisudawan dan wisudawati yang berhasil lulus dalam tes.  Dipandu oleh Bu Wiwin, Pak Kalimi, Bu Sri, Pak Nurkosim, dan Pak Ma'mun Salman.

Dimulai dari juz 30, wisudawan dan wisudawati maju ke panggung untuk menerima sertifikat mereka. Juz 29, dan seterusnya. Setelah mereka yang sertifikasi satu juz selesai, dipanggillah para wisudawan dan wisudawati yang telah sertifikasi dua juz.
Juz 29 dan 27: 16 akhwat dan 19 ikhwan.
Juz 27 dan 28: 4 akhwat dan 1 ikhwan.
Juz 27 dan 1: 1 akhwat.
Juz 28 dan 1: 4 akhwat.

Berikutnya, majulah mereka yang sertifikasi lebih dari 2 juz.
3 juz: 6 akhwat dan 4 ikhwan.
4 juz: 3 akhwat.
5 juz: 2 akhwat.
6 juz: 2 akhwat.
Dan 7 juz: 1 akhwat, yaitu Nadia Alya dari 9A.

Lalu, setelah prosesi wisuda selesai, Pak Nurkosim membacakan ikrar yang diikuti seluruh wisudawan.

Pukul 10 pagi, Pak Ma'mun Salman, Pak Kalimi, dan Pak Nurkosim kembali ke panggung untuk memberitahu siapa saja wisudawan dan wisudawati yang mendapatkan beasiswa.

Beasiswa 1 juta: untuk yang sertifikasi 2 juz.
Beasiswa 2 juta: untuk yang sertifikasi 3 juz.
Beasiswa 3 juta: untuk yang sertifikasi 4 juz.

Beasiswa 4 juta: untuk yang sertifikasi 5 juz, yaitu:
- Ayu Rahma Lestari 9A
- Syarifa 9C
Dan terakhir, beasiswa 5 juta: untuk yang sertifikasi 7 juz, yaitu:
- Nadia Alya Zafira 9A.

Pukul 11 pagi menjelang siang, dibacakan wisudawan dan wisudawati yang berhasil meraih nilai tertinggi.
1. Juz 30, dengan total nilai 495: Muh. Farit Ilhaq 7E
2. Juz 29, dengan total nilai 498: Muh. Izzan Musyafa 7H
3. Juz 27, dengan total nilai 495: Sarah Altsariya 7A
4. Juz 2, dengan total nilai 500: Ashila Zahra 9A

Selanjutnya, dibacakan wisudawan dan wisudawati yang duduk di kelas 9 dengan hafalan terbanyak, yaitu:
1. Nadia Alya Zafira 9A
2. Arimudinar 9E

Lalu, hafalan tercepat dalam 1 tahun diraih oleh Sarah Altsariya 7A, 3 juz selama ia kelas 7.

"Saya biasanya menghafal setengah halaman dalam sehari. Saya ingin sekali membanggakan orang tua saya dengan menjadi Hafizul Quran.'' Tutur Sarah dengan semangat.

Pembawa acara, Bu Iin, berkata bahwa di sekolah ini pun ada mutiara mutiara penghafal Quran. Diakhir acara, semua berdoa agar dapat dikuatkan hafalannya dan dapat menjadi Ahli Quran.

Rasulullah saw. bersabda, ''Sesungguhnya Allah memiliki keluarga, yaitu para Ahli Quran dan orang pilihan Allah.''
Fisik tidak bisa kita tiru, tapi akhlak bisa kita tiru. Contohlah para Ahli Quran dalam membaca, menghafal, mengajar, mengamalkan, dan memahami Al Quran.
Niscaya Allah akan memberi kita jalan yang lurus.
(FAR)


Friday, May 13, 2016

Sensei Jepang Mampir ke TBZ



SMPIT Thariq bin Ziyad- Sabtu, 30 April 2016. Extrakurikuler Bahasa Jepang yang dipandu oleh Reni sensei, mengundang Mirai Project dari Jakarta. Kedatangan Mirai Project yang dipimpin oleh Keiko sensei bertujuan untuk mengenalkan lagu anak anak dari Jepang dan berlatih berbicara Bahasa Jepang dengan orang jepang langsung. Pertama mereka memperkenalkan diri mereka dalam Bahasa Jepang, kami kurang mengerti jadi, Reni sensei menterjemahkannya ke dalam Bahasa Indonesia. Keiko sensei dan Sensei lainnya bisa sedikit berbahasa Indonesia. Lalu mereka mengajak kami untuk bernyayi lagu anak-anak yang berasal dari Jepang, yang diiringi oleh piano. Lagu yang kami nyanyikan antara lain berjudul ; Atama kata hiza pon lagu ini tentang bagian tubuh, Mirai lagu ini tentang masa depan, Shiawase nara ashi narasou atau yang lebih dikenal "jika kau senang hati tepuk tangan", dan Doraemon no uta yang dikenal sebagai soundtrack film tentang robot yang berasal dari abad ke-22 yaitu, Doraemon. 


Sensei sedang menjelaskan peraturan dan cara bermainnya.
 Setelah bernyanyi, Keiko sensei dan Sensei lainnya mengajak kami bermain Furutsu basuketto. Cara bermainnya adalah pertama, Sensei membagikan kami ke-beberapa kelompok yang diberi nama dari buah buahan dalam Bahasa Jepang, lalu kami semua duduk dan membuat lingkaran besar dan ada satu orang yang dinamakan Gosuto dia yang berdiri di tengah tengah dan menyebutkan salah satu nama buah yang ada. Jika si-Gosuto menyebutkan Ichigo (Strawberry) maka kelompok Ichigo harus berpindah tempat duduk dari yang sebelumnya ke tempat yang lain. Namun jika si-Gosuto menyebutkan Furutsu basuketto kita semua harus pindah tempat duduk dari yang sebelumnya ke tempat yang lain. Jika ada yang tidak mendapatkan tempat duduk dia yang akan menjadi Gosuto. Kami sangat menikmati permainan ini, karna kami bisa menambah beberapa kosa kata baru dalam Bahasa Jepang.

Salah satu sensei juga ikut bermain dalam permainan ini

Sebelum para sensei berpamitan pulang, mereka mengadakan sesi tanya jawab bersama kami semua. Sayangnya, tidak banyak yang bertanya. Namun salah satu teman kita Dinda, dari 8A bertanya "Apakah sensei pernah ke disneyland?" dalam Bahasa Indonesia, yang kemudian diterjemahkan oleh Reni sensei ke dalam Bahasa Jepang. Lalu salah satu senseinya menjawab "Hai, ichido" yang artinya "Iya, pernah". Setelah itu kami semua berfoto dengan para sensei dari Mirai Project. "Aku senang mereka bisa datang ke Thariq, karena dengan kedatangan mereka aku bisa lebih mengenal Jepang lewat lagu anak-anak dan permainan anak-anak disana ^ ^" ujar Huwaida 8C.

 (WAA)



Friday, May 6, 2016

Isti'anah Menghadapi UN


Beberapa hari menjelang UN, pada tanggal 4 mei 2016 para siswa dan siswi SMPIT Thariq Bin Ziyad kelas 9 mengikuti acara yang  diadakan oleh sekolah yaitu acara “Isti’anah”, permohonan maaf, doa restu, serta muhasabah diri menjelang UN yang akan diikuti siswa siswi kelas 9.



Saat itu perwakilan dari kelas 9 Nadhil Reza Ahmad mewakili siswa kelas 9 meminta maaf , sekaligus meminta doa kepada adik-adik kelas 7 dan 8 dengan membaca surat Al-Fatihah bersama-sama, setelah itu dilanjutkan dengan bersalam-salaman dengan adik kelas 7 dan 8.

Selanjutnya acara dilanjutkan di Aula, acara tersebut  di awali dgn sambutan dari kepala sekolah SMPIT Thariq Bin Ziyad Bapak Kalimi serta memberi motivasi kepada siswa siswi kelas 9 agar semangat dalam belajar, fokus dalam mengerjakan soal UN, dan juga untuk menjaga kesehatan mereka.
Beberapa pesan dan hal yang harus di jaga saat menjelang UN adalah :
-         Selalu tawakal kepada Allah SWT
-         Belajar dengan maksimal
-         Selalu beribadah kepada Allah agar di berikan kemudahan

“Dalam Ujian Nasional nilai terbaik itu penting teteapi kejujuran adalah yang terpenting” ujar Pak Kalimi.

Dalam acara tersebut perwakilan dari wali murid ibunda dari Ayya 9B juga memberikan nasehat dan motivasi kepada calon peserta ujian nasional 2016.
Nasehatnya antara lain berisi :
·        Selalu belajar dengan giat dan sungguh sungguh
·        Bejuang dengan semangat untuk nilai terbaik
·        Apabila kita belajar dengan sungguh sungguh kita akan mendapatkan nilai terbaik dan mendapatkan SMA terbaik
·        Percaya diri
·        Menjaga dan memperbanyak amal shaleh kita

Acara dilanjutkan dengan pesan dan kesan dari perwakilan kelas 9 putra dan putri.

Ashila  perwakilan dari kelas 9 putri menyampaikan hal-hal sebagai berikut :
·        Berterimakasih kepada guru-guru yang telah mengajar dan membimbing selama 3 tahun ini, mengajar dengan semangat dan tanpa lelah membuat kita pandai dan menjadi lebih baik. Walaupun sulit diajar tetapi mereka selalu berusaha dan tanpa lelah.
·        Kunci keberhasilan adalah selalu semangat dan selalu berusaha mengejar mimpi kita.

Pewakilaan dari siswa kelas 9 putra yaitu Fahmi menyampaikan hal yg serupa :
-         Berterima kasih atas bimbingan bapak ibu guru yang selalu berusaha mengajarkan dan memberikan berbagai ilmu.
-         Jasa bapak ibu guru tidak pernah bisa tergantikan dengaan apapun
-         Dan kami kita akan berjanji akan bertingah dan perilaku lebih baik


Dilanjutkan dengan motivasi dari ibu Tukiyati, yang berisi :
-         Selalu semangat menjalankan apa yang kita inginkan.
-         Mau tidak mau, suka tidak suka, siap tidak siap kita harus menjalankanya.
-         Ketika seseorang memberikan suatu nasehat itu tidak berguna jika kita tidak menerimanya dengan sungguh sungguh.

Di akhir acara semua bersama-sama bermuhasabah diri dari apa yang telah kita perbuat , apa yang telah kita lakukan selama ini

Kita pinter, kitakaya, tetapi jika tidak ada keimanan kita bukan apa-apa
Kita tidak boleh sombong atas apa yang kita lakukan, tetapi kita harus bersyukur atas apa yang kita miliki.


‘’ The points to bein to being success are never  regret and always try ’’


(Ardya 8F)

Wednesday, May 4, 2016

Galeri : Doa UN Kelas9